Rabu, 26 April 2017

PROFIL KLUB PERSIB BANDUNG


Nama lengkap : Persatuan Sepak Bola Indonesia Bandung
Julukan : Maung Bandung, Pangeran Biru, Si Haru Biru
Didirikan : 14 Maret 1933
Stadion : Stadion Gelora Bandung Lautan Api Bandung, Indonesia (Kapasitas: 38.000 personal seat)


Daftar Skuad Liga 1 2017



No
Nama
Negara
Main
Gol 
Assist 
Menit
KKuning
KMerah










KIPER







1
Muhammad Natshir
Indonesia
23
0
0
2070
1
0
25
Imam Arief
Indonesia
0
0
0
0
0
0
78
I Made Wirawan
Indonesia
11
0
0
990
0
0



















BELAKANG







2
Wildansyah
Indonesia
12
0
1
981
0
0
3
Vladimir Vujović
Serbia
27
1
3
2423
7
1
6
Tony Sucipto
Indonesia
26
0
1
2168
3
0
16
Achmad Jufriyanto
Indonesia
31
2
0
2790
8
0
18
Jajang Sukmara
Indonesia
2
0
0
108
0
0
21
Henhen Herdiana
Indonesia
22
0
0
1701
3
0
22
Supardi Nasir
Indonesia
25
0
1
2048
1
0
4Purwoko Yudi Pratomo (33)Indonesia40023100










TENGAH







5
Mechael Essien
Ghana
29
5
1
2020
9
0
7
Atep Rizal
Indonesia
27
3
1
1652
3
0
8
Gian Zola Nugraha
Indonesia
14
1
1
627
2
0
10
Raphael Maitimo
Indonesia
28
9 (1)
4
1956
5
0
11
Dedi Kusnandar
Indonesia
24
0
0
1590
5
1
13
Febri Haryadi
Indonesia
21
4
3
1822
2
1
14
Agung Mulyadi
Indonesia
1
0
0
46
0
0
19
Ahmad Baasith
Indonesia
4
0
0
199
0
0
20
Fulgensius Billy Keraf
Indonesia
23
5
1
520
0
0
23
Kim Kurniawan
Indonesia
24
1
1
1910
1
0
24
Hariono
Indonesia
26
0
0
1614
4
0
27
Puja Abdillah
Indonesia
1
0
0
1
0
0



















DEPAN







17
Shohei Matsunaga
Jepang
31
3 (1)
4
1996
0
0
9
Sergio van Dijk
Indonesia
3
0
1
130
0
0
15
Angga Febryanto
Indonesia
2
0
0
82
0
0
82
Tantan
Indonesia
10
0
1
532
2
0
70Ezechiel Aliadjim N'Doussel (29)Chad1444115050



















PEMAIN PINDAH KLUB







12
Carlton Cole (Southen Phil Brown)
Inggris
5
0
0
268
1
0




























Pelatih


Nama
Negara
Lama Melatih
Main
Mng
Sri
Klh
Gol
-Gol
Jajang Nurjaman
Indonesia
Apr 17 – Jul 17
15
5
5
5
14
15
Herre Setyawan
Indonesia
Jul 17 -Agu 17
5
2
2
1
11
4
Yaya Sunarya
Indonesia
Agu 17 -Agu 17
1
0
1
0
0
0
Emral Abus
Indonesia
Sep 17 - Skrn
7
1
5
1
9
7


psm 0-1








REKOR PERSIB LIGA 1 2017

PENCETAK GOL
   9 GOL  :  Raphael Maitimo pen 1
5 GOL  : Mechael Essien, Fulgensius Billy Keraf
 4 GOL  : Ezechiel Aliadjim N'Doussel, Febri Haryadi
 3 GOL  : Shohei Matsunaga pen 1, Atep Rizal
2 GOL  : Achmad Jufriyanto
1 GOL  : Kim Kurniawan, Gian Zola Nugraha, Vladimir Vujović

ASSIST
   4 ASSIST : Ezechiel Aliadjim N'Doussel, Shohei Matsunaga, Raphael Maitimo
3 ASSIST : Febri Haryadi, Vladimir Vujović

1 ASSIST :  Tantan, Sergio van Dijk, Kim Kurniawan, Fulgensius Billy Keraf, Atep Rizal, Supardi Nasir, Tony Sucipto, Wildansyah, Mechael Essien, Gian Zola Nugraha

MAIN
     KIPER  :  Muhammad Natshir  (23 Main 2070 MENIT)
     BELAKANG  :  Vladimir Vujović (27 Main 2423 MENIT)
     TENGAH  :   Mechael Essien (29 Main 2020 MENIT)
     DEPAN  :  Shohei Matsunaga (31 Main 1996 MENIT)

KARTU KUNING
  9 KARTU : Mechael Essien

KARTU MERAH
   1 KARTU : Febri Haryadi, Dedi Kusnandar, Vladimir Vujović

PRESTASI PER MUSIM

2017



Mechael Essien

2016
Peringkat 5 Liga ISC Torabika A



2015
Liga Dihentikan



2013 - 2014
Peringkat 1 Liga Super Indonesia



2012 - 2013
Peringkat 4 Liga Super Indonesia


2011 - 2012
Peringkat 8 Liga Super Indonesia



2010 - 2011
Peringkat 7 Liga Super Indonesia


2009 - 2010
Peringkat 4 Liga Super Indonesia


2008 - 2009
Peringkat 3 Liga Super Indonesia


2007
Peringkat 5 Wilayah Barat, Juara Turnamen Paruh Musim "Laga Bintang" Liga Djarum melawan Peringkat 1 Wilayah Timur Divisi Utama


2006
Peringkat 12 Wilayah Satu Divisi Utama


2005
Peringkat 5 Wilayah Satu Divisi Utama


2004
Peringkat 6 Liga Bank Mandiri Divisi Utama


2003
Peringkat 16 Liga Bank Mandiri Divisi Utama


2002
Peringkat 8 Wilayah Barat Divisi Utama


2001
8 Besar Liga Indonesia, Peringkat 3 Divisi Barat Divisi Utama

2000
Peringkat 8 Wilayah Barat Divisi Utama

1999
Peringkat 3 Grup B, Wilayah Barat Divisi Utama

1998
Semifinalis Divisi Utama

1997
Penyisihan Grup B, Peringkat 1 Divisi Tengah Divisi Utama

1996
Penyisihan Grup C, Peringkat 3 Divisi Barat Divisi Utama

1994–95
Juara Divisi Utama

1994
Juara Perserikatan

1990
Juara Perserikatan

1986
Juara Perserikatan

1961
Juara Perserikatan

1937 (Menggunakan nama Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB))
Juara Kompetisi Perserikatan
1936 (menggunakan nama Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB))
Kompetisi Perserikatan
1935 (menggunakan nama Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB))
Kompetisi Perserikatan
1934 (menggunakan nama Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB))
Finalis Kompetisi Perserikatan
1933 (menggunakan nama Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB))
Finalis Kompetisi Perserikatan


SEJARAH KLUB

Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB) didirikan. Klub sepak bola inilah yang menjadi cikal bakal Persib Bandung. BIVB merupakan salah satu organisasi perjuangan kaum nasionalis pada masa itu dengan Ketua Umum Syamsudin. Kepemimpinan BIVB kemudian dilanjutkan R. Atot yang merupakan putera pejuang wanita Dewi Sartika. BIVB memanfaatkan lapangan Tegallega di depan tribun pacuan kuda sebaai arena sepak bola. Tim BIVB beberapa kali mengadakan pertandingan di luar kota seperti Yogyakarta, Jatinegara, dan Jakarta.

19 April 1930
BIVB bersama dengan VIJ Jakarta, SIVB (sekarang Persebaya), MIVB (PPSM Magelang), MVB (PSM Madiun), VVB (Persis Solo), dan PSM (PSIM Yogyakarta) turut membidani kelahiran PSSI dalam pertemuan yang diadakan di Societeit Hadiprojo Yogyakarta.
BIVB, dalam pertemuan tersebut, diwakili oleh Mr. Syamsuddin. Setahun kemudian, kompetisi tahunan antar kota/perserikatan diselenggarakan. BIVB berhasil masuk final kompetisi perserikatan pada tahun 1933 meski kalah dari VIJ Jakarta.

14 Maret 1933
Persib lahir dari rahim dua perkumpulan yang juga diwarnai nasionalisme Indonesia, yaitu Persatuan Sepak bola Indonesia Bandung (PSIB) dan National Voetball Bond (NVB).
Sebelum bersatu menjadi Persib Bandung, kedua perkumpulan itu muncul setelah BIVB menghilang gaung aktivitasnya.
Ketua umum Persib yang terpilih saat itu adalah Anwar St. Pamoentjak. Adapun klub-klub sepak bola yang bergabung di bawah naungan Persib adalah SIAP, Soenda, Singgalang, Diana, Matahari, OVU, RAN, HBOM, JOP, MALTA, dan Merapi.

1937
Pada masa ini, di Bandung, berdiri perkumpulan sepak bola yang dimotori orang-orang Belanda yakni Voetbal Bond Bandung & Omstreken (VBBO). Perkumpulan ini kerap memandang rendah dan mengejek Persib sebagai perkumpulan kelas dua. Pasalnya, laga-laga yang dilangsungkan oleh Persib ketika itu sering dilakukan di pinggiran Bandung, seperti Tegallega dan Ciroyom. Masyarakat juga ketika itu lebih suka menyaksikan pertandingan yang digelar VBBO. Lokasi pertandingan memang di dalam Kota Bandung dan tentu dianggap lebih bergengsi, yaitu dua lapangan di pusat kota, UNI dan SIDOLIG.
Namun, Persib akhirnya lebih merebut hari warga dan menegaskan diri sebagai perkumpulan sepak bola satu-satunya bagi masyarakat Bandung dan sekitarnya. Klub-klub yang tadinya bernaung di bawah VBBO seperti UNI dan SIDOLIG pun bergabung dengan Persib. Bahkan VBBO kemudian menyerahkan pula lapangan yang biasa mereka pergunakan untuk bertanding yakni Lapangan UNI, Lapangan SIDOLIG (kini Stadion Persib), dan Lapangan SPARTA (kini Stadion Siliwangi). Situasi ini mengukuhkan eksistensi Persib di Bandung.
Pada tahun tersebut, Persib juga berhasil menjuarai kompetisi perserikatan dengan mngalahkan Persis.

1948
Persib kembali berdiri di Bandung di tengah rongrongan Belanda (NICA) yang kembali datang sekaligus ingin menghidupkan lagi VBBO meski dengan nama yang berbahasa Indonesia. Pada masa pendudukan NICA itu, Persib didirikan kembali atas usaha antara lain, dokter Musa, Munadi, H. Alexa, Rd. Sugeng dengan Ketua Munadi.
Perjuangan itu rupanya berhasil, sehingga di Bandung hanya ada satu perkumpulan sepak bola yang dilandasi semangat nasionalisme, yakni Persib.
1950-1962
Untuk kepentingan pengelolaan organisasi, dekade 1950-an itu pun mencatat kejadian penting. Pada periode 1953-1957 itulah Persib mengakhiri masa nomaden kantor sekretariat. Wali Kota Bandung saat itu R. Enoch membangun Sekretariat Persib di Cilentah. Sebelum akhirnya atas upaya R. Soendoro, Persib berhasil memiliki sekretariat Persib yang sampai sekarang berada di Jalan Gurame.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar