Kamis, 27 April 2017

PROFIL KLUB AREMA FC

Nama lengkap : Arek Malang Football Club
Julukan : Singo Edan (The Mad Lions)
Didirikan : 11 August 1987
Stadion : Kanjuruhan Stadium (Kapasitas: 42,449)


Daftar Skuad Liga 1 2017



No
Nama
Negara
Main
Gol 
Assist 
Menit
KKuning
KMerah

KIPER







1
Kurnia Meiga
Indonesia
19
0
0
1710
0
0
33
Dwi Kuswanto
Indonesia
9
0
0
810
0
0
93
Utam Rusdiana
Indonesia
1
0
0
90
1
0



















BELAKANG







3
Jad Noureddine
Lebanon
13
1
0
1035
3
1
4
Syaiful Cahya
Indonesia
24
1
0
2027
4
0
5
Bagas Adi Nugroho
Indonesia
6
0
0
480
0
0
44
Arthur Cunha
Brazil
25
0
0
2250
5
0
87
Johan Alfarizi
Indonesia
26
1
1
2160
2
2
31
Junda Irawan
Indonesia
9
0
0
702
2
1
7
Beny Wahyudi
Indonesia
19
0
0
1353
4
0



















TENGAH







6
Hanif S Abdurrauf
Indonesia
11
0
0
609
2
0
11
Esteban Vizcarra
Argentina
25
6
0
1997
3
0
18
Adam Alis Setyano
Indonesia
28
1
6
2187
3
0
21
Nasir
Indonesia
5
0
0
230
1
0
12
Hendro Siswanto
Indonesia
27
2
0
2192
1
0
15
Sunarto
Indonesia
1
0
0
33
0
0
19
Ahmad Bustomi
Indonesia
15
1
1
888
1
0
29
Cerita Andrianto
Indonesia
7
0
0
394
0
0
98
Muhammad Rafli
Indonesia
6
0
0
319
0
0
14
Arif Suyono
Indonesia
7
0
0
178
1
0
94
Ferry Aman Saragih
Indonesia
18
1
0
793
1
0
90
Ahmed Atayew
Turkmenistan
10
1
0
900
3
0
13
Marko Markus Kabiay (26)
Indonesia
2
0
0
179
0
0



















DEPAN







10
Cristian Gonzáles
Indonesia
26
7
1
1933
2
0
27
Dedik Setiawan
Indonesia
23
5
1
1006
1
0
41
Dendi Santoso
Indonesia
25
2
3
1141
1
0
77
Dalmiansyah Matutu
Indonesia
1
0
0
9
0
0
20
Juan Pino
Kolombia
18
3 (2)
1
1097
4
0



















Pelatih


Nama
Negara
Lama Melatih
Main
Mng
Sri
Klh
Gol
-Gol
Aji Santoso
Indonesia
Apr 17 – Jul 17
17
7
5
5
15
16
Joko Susilo
Indonesia
Jul 17 - Skrg
12
4
4
4
17
18


PS TNI 1-1








REKOR AREMA LIGA 1 2017

PENCETAK GOL
   7 GOL  :  Cristian Gonzáles
6 GOL : Esteban Vizcarra
5 GOL : Dedik Setiawan
3 GOL : Juan Pino pen 2
 2 GOL : Dendi Santoso, Hendro Siswanto
 1 GOL : Ahmed Atayew, Ferry Aman Saragih, Ahmad Bustomi, Adam Alis Setyano, Johan Alfarizi,
Syaiful Cahya, Jad Noureddine
ASSIST
   6 ASSIST : Adam Alis Setyano
3 ASSIST : Dendi Santoso
 1 ASSIST : Juan Pino, Dedik Setiawan, Cristian Gonzáles, Ahmad Bustomi, Johan Alfarizi
MAIN
     KIPER  :  Kurnia Meiga  (1710 MENIT)
     BELAKANG  :  Arthur Cunha (2250 MENIT)
     TENGAH  :   Hendro Siswanto (2192 MENIT)
     DEPAN  :  Cristian Gonzáles (1933 MENIT)

KARTU KUNING
   5 KARTU : Arthur Cunha

KARTU MERAH
   2 KARTU : Johan Alfarizi



2017
Juan Pablo Pino


2016
Peringkat 2  Indonesia Soccer Championship


2014/15
Peringkat 5  Indonesia Super League

2013/14
Peringkat 3  Indonesia Super League

2012/13
Peringkat 2  Indonesia Super League

2012
Peringkat 12  Indonesia Super League

2010/11
Peringkat 2  Indonesia Super League

2009/10
Peringkat 1  Indonesia Super League (Juara)

2008/09
Peringkat 10  Indonesia Super League

2007
8 Besar  Liga Djarum Indonesia

2006
8 Besar  Liga Djarum Indonesia

2005
8 Besar  Liga Djarum Indonesia

2004
Peringkat 1 (Promosi)  Liga Pertamina Indonesia

2003
Peringkat 19 (22 Tim) Degradasi  Liga Bank Mandiri Indonesia

2002
8 Besar Liga Bank Mandiri Indonesia

2001
8 Besar Liga Bank Mandiri Indonesia

1999/00
8 Besar Liga Bank Mandiri Indonesia

1998/99
Peringkat 3 (Penyisihan Grup) Ligina Indonesia

1997/98
(Liga Dihentikan) Ligina Indonesia
1996/97
Peringkat 12 besar Liga Kansas Indonesia

1995/96
Peringkat 12 (Penyisihan Grup) Liga Dunhil Indonesia

1994/95
Peringkat 6 (Penyisihan Grup) Liga Dunhil Indonesia

1993/94
Peringkat 6 Liga Galatama

1992/93
Peringkat 1 Liga Galatama

1990/92
Peringkat 4 Liga Galatama


1990
Peringkat 4 Liga Galatama

1988/89
Peringkat 8 Liga Galatama


1987/88
Peringkat 6 Liga Galatama

SEJARAH TERBENTUKNYA KLUB AREMA

Nama Arema adalah legenda Malang. Adalah Kidung Harsawijaya yang pertama kali mencatat nama tersebut, yaitu kisah tentang Patih Kebo Arema di kala Singosari diperintah Raja Kertanegara. Prestasi Kebo Arema gilang gemilang. Ia mematahkan pemberontakan Kelana Bhayangkara seperti ditulis dalam Kidung Panji Wijayakrama hingga seluruh pemberontak hancur seperti daun dimakan ulat. Demikian pula pemberontakan Cayaraja seperti ditulis kitab Negarakretagama. Kebo Arema pula yang menjadi penyangga politik ekspansif Kertanegara. Bersama Mahisa Anengah, Kebo Arema menaklukkan Kerajaan Pamalayu yang berpusat di Jambi. Kemudian bisa menguasai Selat Malaka. Sejarah heroik Kebo Arema memang tenggelam. Buku-buku sejarah hanya mencatat Kertanegara sebagai raja terbesar Singosari, yang pusat pemerintahannya dekat Kota Malang.

Nama Arema di dekade '80-an

Sampai akhirnya pada dekade 1980-an muncul kembali nama Arema. Tidak tahu persis, apakah nama itu menapak tilas dari kebesaran Kebo Arema. Yang pasti, Arema merupakan penunjuk sebuah komunitas asal Malang. Arema adalah akronim dari Arek Malang. Arema kemudian menjelma menjadi semacam "subkultur" dengan identitas, simbol dan karakter bagi masyarakat Malang. Diyakini, Arek Malang membangun reputasi dan eksistensinya di antaranya melalui musik rock dan olahraga. Selain tinju, sepak bola adalah olahraga yang menjadi jalan bagi arek malang menunjukkan reputasinya. Sehingga kelahiran tim sepak bola Arema adalah sebuah keniscayaan.

Awal mula berdirinya PS Arema

(Arema Football Club/Persatuan Sepak Bola Arema nama resminya) lahir pada tanggal 11 Agustus 1987, dengan semangat mengembangkan persepak bolaan di Malang. Pada masa itu, tim asal Malang lainnya Persema Malang bagai sebuah magnet bagi arek Malang. Stadion Gajayana –home base klub pemerintah itu– selalu disesaki penonton. Di mana posisi Arema waktu itu? Yang pasti, klub itu belum mengejawantah sebagai sebuah komunitas sepak bola. Ia masih jadi sebuah “utopia”.
Adalah Acub Zaenal mantan Gubernur Irian Jaya ke-3 dan mantan pengurus PSSI periode 80-an yang kali pertama punya andil menelurkan pemikiran membentuk klub Galatama di kota Malang setelah sebelumnya membangun klub Perkesa 78 bersama Dirk “Derek” Sutrisno (Alm), pendiri klub Armada ‘86.
Berkat hubungan baik antara Dirk dengan wartawan olahraga di Malang, khususnya sepak bola, maka SIWO PWI Malang mengadakan seminar sehari untuk melihat "sudah saatnyakah Kota Malang memiliki klub Galatama?" Drs. Heruyogi sebagai Ketua SIWO dan Drs. Bambang Bes (Sekretaris SIWO) menggelar seminar itu di Balai Wartawan Jl. Raya Langsep Kota Malang. Temanya "Klub Galatama dan Kota Malang", dengan nara sumber al; Bp. Acub Zainal (Administratur Galatama), dari Pengda PSSI Jatim, Komda PSSI Kota Malang, Dr. Ubud Salim, MA. Acara itu dibuka Bp Walikota Tom Uripan (Alm). Hasil atau rekomendasi yang didapatkan dari seminar: Kota Malang dinilai sudah layak memiliki sebuah klub Galatana yang professional.
Harus diakui, awal berdirinya Arema tidak lepas dari peran besar Derek dengan Armada 86-nya. Nama Arema awalnya adalah Aremada-gabungan dari Armada dan Arema. Namun nama itu tidak bisa langgeng. Beberapa bulan kemudian diganti menjadi Arema`86. Sayang, upaya Derek untuk mempertahankan klub Galatama Arema`86 banyak mengalami hambatan, bahkan tim yang diharapkan mampu berkiprah di kancah Galatama VIII itu mulai terseok-seok karena dihimpit kesulitan dana.
Dari sinilah, Acub Zaenal lantas mengambil alih dan berusaha menyelamatkan Arema`86 supaya tetap survive. Setelah diambil alih, nama Arema`86 akhirnya diubah menjadi Arema dan ditetapkan pula berdirinya Arema Galatama pada 11 Agustus 1987 sesuai dengan akta notaris Pramu Haryono SH–almarhum–No 58. “Penetapan tanggal 11 Agustus 1987 itu, seperti air mengalir begitu saja, tidak berdasar penetapan (pilihan) secara khusus,”.
Dari pendirian bulan Agustus itulah kemudian simbol Singo (Singa) muncul. "Agustus itu identik dg Zodiac Leo atau Singo (sesuai dengan horoscop).

 Arema sempat beberapa kali berganti nama:
  • PS Arema Malang (1987-1995); pemilik saham Pemerintah Malang
  • PS Arema Bentoel (1995-2009); mencantumkan nama pemilik saham mayoritas Bentoel
  • Arema Indonesia FC (2009-2013); pemilik saham Yayasan Arema
  • Arema Cronus FC (2013-2016); pemilik saham Yayasan Arema
  • Arema FC (2017-Selarang); pemilik saham Yayasan Arema




Tidak ada komentar:

Posting Komentar